INDUSTRI GAME LOKAL SEBAGAI LOKOMOTIF PEREKONOMIAN NEGARA

(Jakarta, Indonesia—23 Oktober 2019) Homo ludens adalah sebuah konsep yang berarti “manusia bermain”. Konsep ini muncul di sebuah buku dengan judul yang sama oleh Johan Huizinga di tahun 1938. Di buku tersebut, ia juga mengemukakan bahwa permainan adalah hal yang penting dalam kebudayaan, cara hidup, dan aspek kehidupan manusia lainnya. Sejak adanya senet di Mesir 3500 tahun sebelum Masehi, sampai munculnya esport belakangan ini, membuktikan homo ludens benar adanya, yaitu sifat dasar atau natur manusia yang selalu bermain, terlepas medium bermain yang selalu berubah sesuai dengan perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi sendiri sedikit banyak dipengaruhi oleh unsur-unsur dalam permainan, contohnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan Artificial Neural Networks (ANN) yang berangkat dari mekanisme dan teori permainan.

Di negara-negara seperti Jepang, Cina, dan Korea, industri game disebut juga sebagai industri konten budaya. Malah, di Cina dan Korea, game adalah ekspor nomor satu dari industri konten budaya mereka, dan berhasil memberikan sumbangan pada perekonomian negara. Berbeda dengan negara-negara tersebut, Indonesia belum memiliki strategi kebudayaan yang terfokus dan terencana dengan baik, terlebih terkait industri game. Ambil contoh gasing, permainan tradisional yang kini hanya dapat ditemui di pasar atau pasar malam, dengan harga jual tidak mencapai lebih dari Rp 20.000,-. Jepang berhasil membuat komik, animasi, dan permainan gasing yang dapat menaikkan nilai ekonominya sampai 1500% melebihi gasing tradisional Indonesia. Hal ini sungguh sangat disayangkan, mengingat Indonesia memiliki lebih dari 300 etnis kebudayaan, yang berarti Indonesia memiliki banyak sekali ide untuk pengembangan IP dan kesempatan untuk menaikkan nilai ekonomi dari tiap produk kebudayaan tersebut. 

Image result for beyblade

Lalu, apa peran industri game terkait hal ini? Bagaimana industri game, sebagai industri konten budaya, mampu menjadi lokomotif perekonomian negara? Pembahasan lebih mendalam akan dikupas pada talkshow yang akan diadakan oleh Indocomtech di Main Stage Hall B JCC Senayan, Jakarta pada 3 November 2019. Dimulai pada pukul 15.00 hingga selesai, acara ini akan dimoderatori oleh Dennis Adishwara dan dihadiri oleh para pakar industri kreatif Indonesia. Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, silakan hadiri acara ini, gratis tanpa dipungut biaya.

Anantarupa Studios merupakan perusahaan yang pertama berdiri pada tahun 2011, berbasis di Jakarta, Indonesia. Bergerak dalam ranah bisnis konten digital dan game developer. Untuk jasa pelayanan bisnis, Anantarupa Studios berpengalaman dalam membuat custom game dan mengembangkan aplikasi untuk solusi bisnis, meliputi pengembangan AR dan VR. 

###

Bilamana ada infomasi yang ingin diketahui lebih lanjut mengenai Lokapala dan tim Anantarupa Studios, dapat menghubungi ilham@anantarupa.com.