ESPORT DAN INDUSTRI GAME: KESATUAN YANG TIDAK BOLEH DIPECAH

(Jakarta, Indonesia—23 Oktober 2019) Esports atau electronic sports sedang marak dibicarakan baik di Indonesia maupun di dunia. Esports merupakan kompetisi multiplayer games yang diadakan baik secara online maupun offline. Dulu, kompetisi ini pada umumnya hanya diikuti oleh pemain amatir. Namun saat ini, kompetisi ini kini turut diramaikan oleh para pemain profesional dan bisa disaksikan secara langsung melalui live streaming dan menuai popularitas yang luar biasa.

Di tahun 2019, total penonton Esports sendiri telah mencapai 454 juta penonton dan dengan pendapatan lebih dari 1 milliar US dolar. Korea Selatan merupakan salah satu contoh negara yang mengakui Esport dengan menyediakan lisensi untuk pro-gamer semenjak tahun 2000. Asia Pasifik merupakan wilayah dengan pertumbuhan pasar game paling tinggi di dunia, dan Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar video game terbesar di Asia Pasifik, dengan angka mencapai lebih dari 17 triliun Rupiah.

Di Indonesia, acara-acara Esport kian marak diselenggarakan, tetapi dalam semua acara tersebut, game yang digunakan adalah 100% asing. Hal ini menyebabkan perekonomian Indonesia kembali defisit karena adanya impor game. Ekosistem Esport Indonesia seharusnya turut menggandeng industri game lokal agar bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi negara, karena tanpa Esport, pemain tidak memiliki wadah untuk menyalurkan kecakapan dan keterampilannya dalam bermain, dan tanpa game, Esport tidak memiliki cabang olahraganya untuk dipertandingkan.

Bagaimana caranya tren Esport ini dapat mendorong industri game lokal untuk memaksimalkan potensi Indonesia dan mengurangi defisit karena impor? Jawabannya akan dibahas pada talkshow yang akan diadakan oleh Indocomtech di Main Stage Hall B JCC Senayan, Jakarta pada 3 November 2019. Dimulai pada pukul 15.00 hingga selesai, acara ini akan dimoderatori oleh Dennis Adishwara dan dihadiri oleh pakar-pakar industri kreatif Indonesia yang akan bekerja sama untuk membantu mengatasi masalah tersebut.

Anantarupa Studios merupakan perusahaan yang pertama berdiri pada tahun 2011, berbasis di Jakarta, Indonesia. Bergerak dalam ranah bisnis konten digital dan game developer. Untuk jasa pelayanan bisnis, Anantarupa Studios berpengalaman dalam membuat custom game dan mengembangkan aplikasi untuk solusi bisnis, meliputi pengembangan AR dan VR. 

###

Bilamana ada infomasi yang ingin diketahui lebih lanjut mengenai Lokapala dan tim Anantarupa Studios, dapat menghubungi ilham@anantarupa.com.